Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"a"
a
Daftar Kato Mamangan
Jan pilik mambantu dunsanak, jan kikir mambagi rasaki.
"Jangan pelit membantu kerabat, jangan kikir membagi rezeki."
Perintah untuk saling tolong-menolong dalam kekerabatan serta gemar berbagi rezeki tanpa rasa enggan atau kikir.
"Mengkaji syariat yang wajib, mengkaji adat yang nyata."
Kewajiban mendalami dan menjalankan perintah agama Islam secara taat serta memahami norma adat yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.
Padi kuniang mambao sanang, kawan rami mambao riang.
"Padi kuning membawa senang, kawan ramai membawa riang."
Panen yang melimpah menjamin kesejahteraan lahiriah, dan pergaulan yang luas serta rukun menghadirkan kegembiraan batin.
Jan duto manjua janji, jan khianaik manjago marwah.
"Jangan dusta menjual janji, jangan khianat menjaga marwah."
Larangan mengobral janji palsu dan larangan berkhianat terhadap amanah atau kehormatan yang dipercayakan.
Alam dipalajari, bumi ditapaki, lauik direnangi.
"Alam dipelajari, bumi ditapaki, laut direnangi."
Dorongan untuk terus menuntut ilmu dari alam, merantau menjelajahi dunia, dan berani menghadapi berbagai tantangan hidup.
Bakato lamah lambuik, duduak sopan santuan.
"Berkata lemah-lembut, duduk sopan-santun."
Tata krama pergaulan yang mengedepankan kehalusan tutur kata serta kesantunan dan kepatutan dalam bersikap.
Nan saba mambao tuah, nan syukur mambao nikmat.
"Yang sabar membawa tuah (berkah), yang syukur membawa nikmat."
Kesabaran mendatangkan kemuliaan serta keberkahan hidup, dan rasa syukur akan melipatgandakan kenikmatan yang diterima.
Marantau mancari untuang, pulang mambao jaso.
"Merantau mencari untung (penghidupan), pulang membawa jasa."
Falsafah perantau Minang untuk berjuang meraih kesuksesan di perantauan dan kembali ke kampung halaman untuk memberi manfaat/kontribusi nyata.
Budi sapatah dikanang lamo, jaso saketek dibao mati.
"Budi sepatah dikenang lama, jasa sedikit dibawa mati."
Budi pekerti dan kebaikan sekecil apa pun akan selalu dihargai, diingat, dan membekas di hati seseorang seumur hidup.
Jan sombong dek kayo, jan angkuh dek pandai.
"Jangan sombong karena kaya, jangan angkuh karena pandai."
Larangan tinggi hati atas kelimpahan harta dan larangan bersikap takabur atas kepintaran atau ilmu yang dimiliki.
Pikir dahu sabalun bicara, saba dahu sabalun marah.
"Pikir dulu sebelum bicara, sabar dulu sebelum marah."
Keharusan menimbang akibat dari setiap perkataan serta menahan emosi dengan kesabaran sebelum meluapkan amarah.
Mancari kawan sapanjang jalan, mancari ridho sapanjang iduik.
"Mencari kawan sepanjang jalan, mencari rida sepanjang hidup."
Senantiasa menjalin silaturahmi dan memperbanyak sahabat di mana pun berada, serta berfokus mencari rida Ilahi seumur hidup.