Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"aaa"
aaa
Daftar Pepatah Petitih
aaa
"aaa"
aaa
Ringan samo dijinjiang, barek samo dipikua
"Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul."
Prinsip gotong royong, kebersamaan, dan kesetaraan dalam memikul beban kerja maupun kesulitan hidup secara bersama-sama.
Ka bukik samo mandaki, ka lurah samo manurun
"Ke bukit sama mendaki, ke lurah (lembah) sama menurun."
Rasa senasib sepenanggungan dan kesetiaan dalam menghadapi suka maupun duka dalam perjalanan hidup.
Saciok bak ayam, sadanciang bak basi
"Seciap bagai ayam, sedencing bagai besi."
Kesatuan suara, keharmonisan mutlak, dan kebulatan tekad dalam bermasyarakat tanpa ada perpecahan.
Seia sekato
"Seia sekata"
Keselarasan hati dan kesepakatan pandangan dalam mengambil keputusan bersama.
Sahino samalu
"Sehina semalu"
Menjaga kehormatan bersama secara kolektif; aib satu orang menjadi rasa malu bersama yang wajib dijaga dan ditutupi.
Basamo mangko kuaik
"Bersama maka kuat"
Prinsip persatuan; kebersamaan dan kekompakan akan menciptakan kekuatan yang kokoh untuk menghadapi segala rintangan.
Baserak mangko runtuh
"Berserak (bercerai-berai) maka runtuh"
Perpecahan, perselisihan, dan hilangnya persatuan hanya akan mendatangkan kelemahan serta kehancuran bersama.
Sakato di nan elok
"Sekata pada yang baik"
Senantiasa menyatukan pikiran, pendapat, dan komitmen dalam hal-hal yang mendatangkan kebaikan serta kemaslahatan.
Mufakat di nan bana
"Mufakat pada yang benar"
Musyawarah untuk mencapai mufakat harus selalu berlandaskan nilai kebenaran hakiki dan keadilan, bukan kompromi atas kesalahan.
Basamo manahan beban
"Bersama menahan beban"
Saling meringankan dan tidak membiarkan sesama menanggung kesulitan atau ujian hidup seorang diri.
Basamo manikmati hasil
"Bersama menikmati hasil"
Keadilan dan keterbukaan dalam membagikan hasil usaha secara merata agar membawa berkah dan kegembiraan bersama.