Kearifan Lokal Minangkabau

Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.

search
star Featured
location_on a

aaa

"aaa"

aaa

Daftar Pepatah Petitih

Kategori: Pepatah Petitih

Bak kaco janiah panampak diri, bak ayia janiah panampak batin, bak kaba janiah panampak bana, bak iman janiah panampak surga.

"Bagai kaca jernih penampak diri, bagai air jernih penampak batin, bagai kabar jernih penampak benar, bagai iman jernih penampak surga."

Nilai kejernihan dalam kehidupan: cermin memperlihatkan rupa, ketenangan menampakkan isi hati, validitas berita mengungkap kebenaran, dan kemurnian iman menuntun ke surga.

location_on Bukittinggi
Pepatah Petitih

Bak mambangun rumah gadang, bak mambangun dunsanak rami, bak mambangun nagari aman, bak mambangun iman kuat.

"Bagai membangun rumah gadang, bagai membangun kerabat ramai, bagai membangun nagari aman, bagai membangun iman kuat."

Visi komprehensif kehidupan Minangkabau: menjaga simbol marwah adat, mempererat keharmonisan keluarga besar, mewujudkan kedamaian wilayah, serta memperkokoh ketakwaan.

location_on Bukittinggi
Pepatah Petitih

Bak ayam mancari sarang, bak buruang mancari dahan, bak lebah mancari madu, bak urang mancari ilmu.

"Bagai ayam mencari sarang, bagai burung mencari dahan, bagai lebah mencari madu, bagai orang mencari ilmu."

Menjalani fitrah kehidupan dengan giat: mencari tempat bernaung yang aman, tempat bertengger yang kokoh, mengumpulkan hal-hal yang manis/bermanfaat, dan tekun menuntut ilmu.

location_on Bukittinggi
Pepatah Petitih

Bak mambao obor ka rimbo, bak mambao payuang ka hujan, bak mambao saba ka marah, bak mambao syukur ka nikmat.

"Bagai membawa obor ke rimba, bagai membawa payung ke hujan, bagai membawa sabar ke marah, bagai membawa syukur ke nikmat."

Kesiapan mental dalam segala situasi: berbekal ilmu di tengah ketidaktahuan, bersiap menghadapi ujian, meredam emosi dengan kesabaran, dan membalas anugerah dengan rasa syukur.

location_on Bukittinggi
Pepatah Petitih

Bak pucuak dicinto ulam tibo, bak gayuang basambuik kato dijawab, bak mupakaik datang damai tercipta, bak iman tegak surga taraso.

"Bagai pucuk dicinta ulam tiba, bagai gayung bersambut kata dijawab, bagai mufakat datang damai tercipta, bagai iman tegak surga terasa."

Keberuntungan dan keselarasan yang sempurna: harapan baik yang terkabul, komunikasi yang harmonis, musyawarah yang melahirkan kedamaian, serta ketakwaan yang menentramkan jiwa.

location_on Bukittinggi
Pepatah Petitih

Bak manusia mambao budi.

"Bagai manusia membawa budi."

Hakikat dan kemuliaan tertinggi manusia terletak pada keluhuran budi pekerti serta akhlaknya.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak iman di dalam dada.

"Bagai iman di dalam dada."

Akidah keimanan harus tertanam kuat dan mengakar di dalam lubuk hati sebagai pedoman hidup.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak hati kotor dubaiki.

"Bagai hati kotor diperbaiki."

Keharusan untuk terus membersihkan hati nurani dari penyakit batin melalui introspeksi dan tobat.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak iman panampak surga.

"Bagai iman penampak surga."

Keimanan yang suci dan kokoh menjadi lentera yang membimbing manusia menuju keselamatan akhirat.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak iman kuat tatanam.

"Bagai iman kuat tertanam."

Keteguhan prinsip keyakinan yang mengakar kokoh sehingga tidak mudah goyah oleh godaan zaman.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak urang mancari ilmu.

"Bagai orang mencari ilmu."

Menuntut ilmu adalah kewajiban yang harus dijalani dengan kesungguhan, kerendahan hati, dan ketekunan.

location_on Solok
Pepatah Petitih

Bak syukur ka nikmat.

"Bagai syukur kepada nikmat."

Setiap karunia dan anugerah kehidupan wajib dibalas dengan rasa syukur yang mendalam kepada Sang Pencipta.

location_on Solok
Pepatah Petitih