Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"aaa"
aaa
Daftar Pepatah Petitih
Bak iman panampak surga.
"Bagai iman penampak surga."
Keimanan yang suci dan kokoh menjadi lentera penerang yang membimbing manusia menuju keselamatan akhirat.
Bak iman kuat tatanam.
"Bagai iman kuat tertanam."
Keteguhan prinsip keyakinan yang mengakar kukuh sehingga tidak mudah goyah oleh godaan duniawi.
Bak urang mancari ilmu.
"Bagai orang mencari ilmu."
Menuntut ilmu adalah kewajiban yang harus dijalani dengan kesungguhan, ketekunan, dan kerendahan hati.
Bak syukur ka nikmat.
"Bagai syukur kepada nikmat."
Setiap karunia dan anugerah kehidupan wajib disikapi dengan rasa syukur yang tulus kepada Sang Pencipta.
Bak budi elok jaso.
"Bagai budi elok jasa."
Keluhuran budi pekerti yang diwujudkan melalui pengabdian dan perbuatan nyata yang bermanfaat bagi orang lain.
Bak mambangun kaum jo budi.
"Bagai membangun kaum dengan budi."
Membina dan memelihara keutuhan keluarga besar dengan berlandaskan kebaikan budi pekerti dan etika luhur.
Bak iman teguh kokoh.
"Bagai iman teguh kokoh."
Kualitas akidah yang mantap, tidak terombang-ambing oleh fitnah, keraguan, maupun ujian zaman.
Bak langkah luruih pamanih.
"Bagai langkah lurus pemanis."
Integritas, kejujuran, dan perbuatan yang benar menjadi penghias terbaik dalam menjalani kehidupan.
Bak iman tipis dubaiki.
"Bagai iman tipis diperbaiki."
Kesadaran untuk selalu memperbaharui dan mempertebal kualitas spiritual ketika merasakan kelemahan iman.
Bak musyawarah di rami.
"Bagai musyawarah di keramaian."
Menyelesaikan persoalan bersama secara terbuka dan demokratis di tengah masyarakat demi mencapai mufakat.
Bak iman ka Tuhan.
"Bagai iman kepada Tuhan."
Penyerahan diri secara total dan kepatuhan mutlak atas segala ketetapan Allah Yang Maha Esa.
Bak ridho suci janiah.
"Bagai rida suci jernih."
Mengharapkan dan mengejar keridaan Ilahi yang murni dan bersih dari segala bentuk pamrih duniawi.