Kearifan Lokal Minangkabau
Eksplorasi kumpulan Kato Mamangan dan Pepatah Petitih warisan luhur Minangkabau.
aaa
"a"
a
Daftar Kato Mamangan
Tagak di nan bana
"Tegak di yang benar"
Berdiri kokoh dan berani mempertahankan kebenaran tanpa gentar.
Duduak di nan patuik
"Duduk di yang patut"
Selalu menempatkan diri pada posisi, hak, dan kewajiban yang wajar serta pantas.
Nan gadang jadi payuang
"Yang besar jadi payung"
Orang yang berkuasa, berharta, atau berilmu bertugas melindungi, menaungi, dan mengayomi masyarakat di bawahnya.
Nan ketek jadi lindungan
"Yang kecil jadi lindungan"
Kato mufakat dibulekkan
"Kata mufakat dibulatkan"
Keputusan bersama harus disatukan dan disepakati dengan suara bulat tanpa ada perselisihan lagi.
Janji dipasakkan
"Janji dipasak (dikunci kuat)"
Komitmen atau janji yang telah dibuat wajib dipegang teguh, dikunci rapat, dan ditepati.
Urang bijak tahu di raso
"Orang bijak tahu pada rasa"
Orang yang bijaksana memiliki empati yang tinggi dan peka terhadap perasaan orang lain.
Urang pandai tahu di kato
"Orang pandai tahu pada kata"
Orang yang berilmu memahami tata krama berbicara serta menjaga tutur katanya agar bermakna dan santun.
Nan sabar manang
"Yang sabar menang"
Kesabaran dalam menghadapi ujian dan konflik akan selalu membawa keberhasilan dan kemuliaan pada akhirnya.
Nan kasar kalah
"Yang kasar kalah"
Sikap arogan, keras kepala, dan tindakan kasar hanya akan berujung pada kehancuran dan kekalahan.
Urang arif indak babantah panjang
"Orang arif tidak berbantah panjang"
Orang yang berwawasan luas tidak membuang waktu dan energi untuk perdebatan kusir yang sia-sia.
Urang bijak indak maninggakan adat
"Orang bijak tidak meninggalkan adat"
Sehebat apa pun seseorang, ia akan tetap berpijak pada norma, nilai luhur, dan tatanan adat istiadatnya.